
Who We Are
At dipta komunikasi, we understand that change is not always easy. Since 2015, we’ve been helping companies of all sizes respond to industry transitions in order to stay competitive. Our years of experience have taught us to always make your business success our priority.
Our team of experts is ready to help you develop strategies for not only surviving, but thriving in the future. Give us a call today to set up your first consultation.

Iskandar Tumbuan
Sebagai praktisi public relations, lskandar Tumbuan telah mengalami pasang surut. Ketika perusahaan diterpa isu negatif,
Sarjana llmu Komunikasi dari Universitas Gajah Mada ini harus berjibaku menyiapkan strategi dan taktik guna memulihkan citra dan reputasi.
Mengawali karier sebagai praktisi PR di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada 1993. Saat 1999, pemerintah memutuskan penggabungan empat bank BUMN, yakni Bapindo, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor lmpor, dan Bank Bumi Daya, menjadi Bank Mandiri. la pun mengikuti gerbong Bank Mandiri.
Selama menjalani karier sebagai praktisi PR sepanjang 22 tahun, perusahaan tempat bekerja mengalami beberapa kali krisis. Bapindo, misalnya, terkena skandal kredit macet "Golden Key Edy Tansil' Krisis juga pernah terjadi di Bank Mandiri. Di awal merger 1999, turut membangun citra dan reputasi Bank Mandiri. Krisis kedua Mandiri 2005 lalu, merupakan pengalaman yang sangat berharga, ketika bank ini mengalami masa sulit dan terpuruk.
Bank Mandiri menjadi bulan-bulanan di media massa menyusul terkuaknya triliunan rupiah kredit macet. Tak hanya reputasi yang terkikis, kasus ini juga menyeret pimpinan Bank Mandiri ke meja hijau. Sangat jarang, praktisi PR mendapat pengalaman yang berharga dalam penanganan suatu krisis perusahaan.
Sampai akhirnya di Juni 2014, ketika anak perusahaan Bank Mandiri yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM) mengalami krisis, ia diperbantukan sebagai penasihat khusus Manajemen BSM untuk membuat sistem dan litigasi komunikasi khususnya yang berkaitan dengan kasus-kasus baik perdata maupun pidana bekerjasama dengan unit kerja Legal. Tugas utamanya menjaga reputasi dari gerusan kasus Kantor Pusat dan cabang BSM.
Tepat di akhir Juli 201 5, mengakhiri karirnya di Bank Mandiri. Saat ini, sejak Agustus 2015, berprofesi menjadi Senior Advisor dan sekaligus sebagai owner di DIPTA KOMUNIKASI. Selain itu, juga menjadi trainer di Infobank Institute dan sering diminta untuk mengisi inhouse training, khususnya di bidang Komunikasi Perusahaan.
